12 AUG 2017, 10:20 WIB
FOKUS TIGA POIN

Persita tidak punya cara lain untuk bisa mempertahankan status pemuncak klasemen Grup 2 Kompetisi Liga 2 selain meraih kemenangan atas PS Bengkulu ,Sore ini (12/8) di Stadion Semarak ,Sawah Lebar,Bengkulu.

Target inilah yang coba diwujudkan Pendekar Cisadane saat dijamu skuat asuhan Maman Suryaman.Hanya saja untuk menang di Bengkulu bukan perkara mudah namun bukan suatu hal yang mustahil menurut Bambang Nurdiansyah Pelatih Persita.Hal itu dikemukakan banur bukan pada apa yang diraih PS Bengkulu saat main kandang maupun kala meraih kemenangan di laga terakhir kontra Persika Karawang.

“Berdasarkan kekuatan Persita semestinya Tim ini mampu meraih kemenangan,syaratnya Cuma satu yaitu pemain harus fokus dan konsentrasi dalam menjalani pertandingan.Kalau ini bisa dilakukan pemain, saya yakin keinginan kami meraih poin penuh bisa tewujud”,ucap pelatih yang akrab disapa Banur itu.

OptimismeBanur juga tak lepas dari tambahan tiga amunisiyang datang di paruh kedua musim ini.Rachmat afandi,I Gusti Rustiawan dan Rafid Lestaluhu dinilai membawa efek positif bagi permainan Persita.

Terbukti,tim ungu mampu mencatat kemenangan terbesar dalam musim ini saat mengalahkan PS Lampung Sakti dengan skor 4-1.Dua dari empat gol yang dibuat Persita pada laga di Stadion Maulana Yusuf,Ciceri,Kota Serang adalah berkat penjagaan ketat pemain lawan kepada Rachmat Afandi.Sehingga menciptakan celah buat Teja Ridwan mencetak dua gol.

Hal ini diamini oleh Rio Ramandika bek Persita yang menyatakan kehadiran tiga pemain tersebut membawa optimisme di lini depan.”Khususnya buat Fandi (sapaan Rachmat Afandi,red) meski diabelum mencetak gol tapi pengalamannya membuat kami tambah semangat.Sekarang ini kami punya traget di lini depan untuk memberi umpan”,ucap Rio saat dihubungi via telepon.

Hanya saja lanjut Rio,tugas memenangkan pertandingan bukan saja milik Fandi tapi menjadi kewajiban bersama pemain Persita lainnya.Buat Lini belakang sendiri,Rio bertekad bahu membahu menjaga rekor sebagai tim paling minim kebobolan di Grup 2 dengan lima gol.Sementara secara keseluruhan Persita adalah tim di urutan ketiga sebagai tim yang paling sedikit kebobolan di Liga 2.Posisi pertama ditempati PSS Sleman dengan hanya kebobolan dua gol demikian juga PSMS Medan di posisi kedua.

 “Kami berusaha mempertahankan itu,Karena kamitahu pertahanan yang bagus bisa menjadi modal buat kamiuntuk meraih kemenangan,”tutup Rio.Persita sendiri memastikan akan tampil normal seperti biasa bertading di Stadion Maulana Yusuf .Umpan dari kaki ke kai dan kecepatan pemain di sisi kanan dan kiri untuk membobol gawang Rafli Mahreza.

“Tidak ada instruksi khusus buat pemain memberi pengawalan kepada pemain yang dikenal memiliki kemampuan lebih di PS Bengkulu.Saya menginstruksikan pemain tetap waspada pada siapapun pemainnya,”jelas Banur.Soal peluang mencetak gol pada pemainnya , Banur menyatakan sejak kedatangan Fandi dirinya memilikipemain yang bisa menjadi tumpuan membuat gol.”Menghadapi timseperti PS Bengkulu yang main dihadapan pendukungnya,kami harus memaksimalkan peluang sekecil apapun menjadi gol jika ingin menang,”tutup Banur.(sumber : www.tangerangekspres.co.id)

PERSITA TANGERANG FC © 2017