16 NOV 2016, 00:53 WIB
IMBANG HADAPI PSS, BUKTI PEMAIN PELAPIS

Pemain pelapis Persita terbukti bisa diandalkan kendati hanya mampu bermain imbang 0-0 saat menghadapi PSS Sleman pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship B (ISC-B), Sabtu (12/11). Pada pertandingan itu Persita membangkucadangkan enam pemain inti yakni Rian Miziar, Hari Habrian, Egi Melgiansyah, Afriyansyah, Idris Afandi dan Henry Rivaldi. Dari empat pemain tersebut, hanya Henry yang tampil pada babak kedua.

Hasil imbang pada laga di Stadion Singaperbangsa Karawang membuat tim ungu harus puas lolos ke babak 8 besar dengan status runner-up Grup B pada klasemen akhir. Persita mengemas 11 poin sementara PSS keluar sebagai juara grup dengan 14 poin.

Pertandingan pada babak pertama berlangsung ketat. Pendekar Cisadane berusaha menguasai jalannya pertandingan memaksimalkan permainan cepat dan sentuhan umpan dari kaki ke kaki. Sementara itu PSS acap kali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya bagi pertahanan Persita yang dikawal oleh duo stopper Rio Ramandika dan Rico Sanjaya. Persita mendapat peluang emas yang nyaris berbuah gol melalui Ragil Putut Widodo. Berada persis di mulut gawang, putut melepaskan tendangan keras, namun kiper PSS masih dapat menepisnya.

Di babak kedua serangan Persita semakin gencar, M. Abdul Fakih melepaskan sepakan keras yang meluncur tepat ke gawang, namun lagi-lagi masih dapat dihalau oleh kiper PSS. Demikian pula dengan peluang Sirvi. Sepakan pemain yang telah mecetak 9 gol bagi Persita itu masih membentur mistar gawang. Hingga bubar, skor 0-0 tetap bertahan.

Asisten pelatih Persita, Wiganda Saputra, mengaku senang dengan penampilan pemain pelapis walau ia sedikit kecewa dengan hasil akhir. Pria yang akrab disapa Gandul itu juga mengatakan pemain pelapis yang dimainkan mampu mennjukkan kemampuan terbaik, kendati masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi.

"Kami mencadangkan pemain inti, demi strategi di babak 8 Besar. Selain karena faktor akumulasi kartu, pemain yang cedera juga sudah pulih dan kami ingin bisa tampil fit di babak 8 Besar nanti," ungkap Gandul. "Pemain pelapis yang kami mainkan menunjukkan performa positif. Kami memberi pengalaman agar saat tampil di babak 8 Besar nanti mereka sudah siap secara mental. Secara teknik, mereka tak diragukan lagi," pungkasnya.

PERSITA TANGERANG FC © 2017