29 OCT 2016, 01:20 WIB
PERSITA TAKLUK DI MAGUWOHARJO SLEMAN

Persita Tangerang gagal mempertahankan tren kemenangan dalam lanjutan Grup B babak 16 Besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B usai takluk 0-1 dari tuan rumah PSS Sleman lewat gol tunggal Chandra Wakskito dalam laga di Stadion Maguwoharjo, Minggu (16/10/2016). Kekalahan itu membuat Persita harus dikudeta PSS Sleman dari puncak klasemen sementara.

Asisten pelatih Persita, Wiganda Saputra menilai kekalahan itu tak lepas dari atmosfer luar biasa yang ditunjukkan puluhan ribu suporter tuan rumah yang memadati stadion. Menurutnya, banyaknya suporter baik Slemania di tribune utara, maupun Brigata Curva Sud (SUD) yang penuh sesak di sisi selatan dan timur membuat permainan timnya tak berkembang.

''Anak-anak kaget melihat suporter sebanyak itu dan mereka jadi gugup. Tekanan dan atmosfer di tribun membuat strategi yang telah kami latih di Tangerang tak berjalan,'' kata Wiganda dalam sesi jumpa pers.

Wiganda mengungkapkan sepanjang babak penyisihan hingga babak 16 besar, anak asuhnya tak pernah tampil dalam nuansa laga yang dipadati puluhan ribu suporter. Selama ini, tim lawan termasuk Persita tak memiliki basis suporter yang besar seperti milik PSS.

“Hal ini jadi pembelajaran buat para pemain untuk siap mental sejak awal pertandingan karena selama ini bermain dengan jumlah suporter sedikit,'' ia menuturkan.

Meski demikian, Wiganda juga menyoroti gol tim lawan. Menurutnya, sebelum gol itu terjadi, bek sayap Persita, Idris Afandi terkapar di depan kotak penalti. Namun, wasit Hadiyana asal Bekasi tak menghentikan laga sehingga terjadi gol kemenangan PSS.

''Inilah sepak bola Indonesia. Teman-teman media melihat sendiri kalau pemain kami ada yang cedera namun wasit tetap melanjutkan pertandingan. Mudah-mudahan ini jadi bahan catatan dan perbaikan untuk pertandingan lanjutan ISC B,'' katanya mengeluh.

 

sumber: bola.com

PERSITA TANGERANG FC © 2015